Sabtu, 07 Maret 2009

1001 Manfaat Ekskul


Biarpun berambisi jadi juara kelas, kamu dilarang belajar 24 jam dan anti EKSKUL. Tanya kenapa? Ekskul diyakini para pakar bias memperkuat kemampuan kamu wahai para siswa dalam mengambil keputusan, memetik pengalaman berharga, serta mengarahkan kamu menemukan jalan menuju masa depan. Wuiiihhhh,, penting banget kan tuh. Makanya, kamu jangan berkutat di perpusakaan aja dong. Cepat cari info ekskul apa saja yang ada di sekolahmu.

Faktanya
 Menurut Montana State University Extension Service, siswa yang terlibat aktivitas ekskul lebih berpeluang menjadi pemimpin, lebih giat mengerjakan tugas sekolah, lebih berani menyuarakan opini, lebih berpeluang lulus sekolah menengah (hari gini masih banyak loh teman-temanmu, bahkan dinegara semaju Amerika Serikat, yang nggak tamat SMA), dan lebih berpeluang mendapat gaji tinggi. Ekskul juga merupakan sarana yang baik untuk menggali minat social, politik, dan karier. 

Memetik Pengalaman Melalui Aktivitas Ekskul

 Aktivitas ekskul membantu siswa memetik pengalaman di berbagai bidang. Pengalaman-pengalaman itu kelak berguna bagi masa depan. Dengan beradaptasi dalam kegiatan olahraga, siswa belajar cara bekerja sama, membangun kerja tim, dan mengelola waktu. Dengan menjadi pengurus organisasi, siswa belajar bertanggung jawab, memecahkan masalah, dan berkomunikasi. Kegiatan ekskul juga membantu siswa menemukan bakat terpendam, bertemu orang-orang yang mungkin sukar di temui di luar ekskul, serta belajar hal-hal di luar lingkungannya.  

Bagaimana Memilih Ekskul

 Tapi bagaimana caranya siswa menjatuhkan pilihan dari beragam ekskul yang ada di sekolah? Haruskah siswa memilih ekskul sesuai bakat yang sudah diketahuinya agar bertemu dengan teman-teman seminat dan sehoi? Ataukah dia harus bergabung dengan ekskul yang sama sekali baru dan berbeda, supaya dia bisa berinteraksi dengan orang yang punya pendapat serta keterampilan yang berbeda? Ada siswa yang nyaman dengan perkembangan, tapi ada pula siswa yang lebih betah dengan perasaan familiar. Sesuaikanlah dengan dirinya.

 Siswa yang menikmati aktivitas outdoor sebaiknya ikut klub pecinta alam atau olahraga lainnya. Siswa yang suka membaca mungkin senang bila bergabung dengan klub sastra atau madding. Kegiatan ekskul juga merupakan sarana yang baik untuk belajar menghargai aktivitas baru dan berbeda. Siswa yang dipastikan menyukai sepakbola atau basket, sebaiknya mencari pengalaman baru dengan ikut klub panah atau olahraga dari jenis yang sangat baru. Memilih ekskul yang jauh berbeda dari wilayah aman siswa akan memperluas wawasan serta menambah pengetahuannya. Bersikap terbuka pada jalur-jalur akan memperkenalkan siswa pada teman-teman serta ide-ide baru.

Ekskul Apa Saja yang Tersedia

Ekskul bukan hanyatersedia di sekolah. Banyak juga lembaga atau perusahaan yang membutuhkan bantuan siswa dan bersedia menerima siswa dalam program magang. Dengan ikut program magang, siswa bisa mencatat pengalaman kerja sejak usia dini serta mendapat pengalaman berharga di bidang karier. Sementara itu kalau siswa sudah tahu karier apa yang akan ditempuhnya, aktivitas ekskul bisa membantunya memuluskan jalan menuju karier impiannya.

Berapa jam yang akan dihabiskan dalam Seminggu untuk ekskul yang kamu minati?

 Penting bagi kamu untuk mengecek jadwal ekskul. Jangan sampai ekskul menghabiskan terlalu banyak waktu kamu sehingga pelajaran sekolah kamu terbengkalai.Kamu harus punya cukup waktu untuk mengerjakan PR, tugas, istirahat, dan gaul bersama teman dan keluarga.
 Ekskul harus menggenapi, bukannya memperumit kehidupan siswa. Kalau siswa terlibat dalam terlalu banyak ekskul yang menghabiskan waktu belajarnya, siswa akan stress dan nilai-nilainya akan anjlok. Orangtua pasti akan marah dan guru keberatan.

Menjadi Pengurus Organisasi

 Menjadi pengurus organisasi juga disarankan Karena mengajarkan siswa beragam keterampilan. Kepemimpina dan pengelolaan tanggung jawab bisa dicapai dengan menjadi ketua organisasi. Jabatan seketaris atau tim dokumentasi mengajarkan siswa keterampilan menulis dan jurnalisme. Bendahara belajar keahlian pembukuan serta mendapat pengalaman menangani uang. Setiap jabatan menurunkan keahlian yang dapat digunakan di masa depan. Nggak ada ruginya deh..!
 Banyak siswa yang berani mencalonkan diri sebagai ketua osis kemudian berkembang menjadi ketua partai politik atau CEO perusahaan multinasional. Menjadi kandidat ketua osis memberi pengalaman pengelolaan kampanye, membuat iklan, dan merengkuh dukungan massa. 

Komitmen

  Belajar menuntaskan pekerjaan dari awal sampai akhir juga merupakan pelajaran penting yang bisa didapat dari ekskul. Sekali memutuskan bergabung dalam sebuah perkumpulan, aktivitas, atau kepanitiaan, siswa harus bersungguh-sungguh menjalankan komitmennya, bahkan bila di tengah jalan muncul aktivitas yang tidak kamu perkirakan sebelumnya. Dengan belajar memegang teguh komitmen dari awal hingga akhir, siswa mendapat pelajaran berharga yang pasti berguna di masa depan. Siswa tidak rawan drop out sekolah dan kuliah, berhanti bekerja sesuka hati, atau memutuskan hubungan pribadi terlalu dini.
 Kelak kalau kamu melamar kerja, perusahaan akan membaca daftar riwayat hidup kamu dengan seksama. Kalau kamu menyebutkan pernah aktif berorganisasi, mereka akan memandang kamu dengan positif dibandingkan kandidat yang tidak pernah berorganisasi.
 Ikut ekskul juga bisa menjadi sarana pelepas stress dan membangun kepercayaan diri serta harga diri. Siswa butuh dorongan semangat untuk mengejar cita-citanya. Nah, semua itu bisa direngkuh dengan ikut ekskul. Ayo! Cepetan..! Tunggu apa lagi?!

Sumber: Artikel Majalah Teen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar