Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beauty. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Agustus 2012

Kesalahan Dandan

Jakarta - Bagi beberapa wanita dan pengamat mode, alis tebal merupakan sebuah pernyataan tersendiri dalam berdandan. Selalu berulang dalam hal tren dan terus diterapkan oleh berbagai wanita dari segala kalangan untuk tampil maksimal.

Namun dalam sebuah studi terbaru yang dilakukan terhadap 2 ribu wanita Inggris, ada 25 kesalahan dandan yang harus dihindari, salah satunya alis tebal tadi yang kerap ditampilkan oleh Kate Middleton. Dikatakan oleh Dailymail, alis yang terkesan seperti ditato tersebut terlihat tidak alami.

Survei ini membuat wanita lebih sering berkaca dan mengamati sendiri apa saja kesalahan yang kerap mereka lakukan tanpa disadari. Kesalahan dandan yang ditemukan tersebut bervariatif mulai dari yang paling alami seperti salah penerapan alat make-up hingga kesalahan prosedur operasi kecantikan.

Urutan pertama ditempati oleh alis yang terlalu tebal dan disusul dengan bekas alas bedak yang tidak merata di area dahi. Urutan ketiga banyak yang menganggap kesalahan operasi plastik di bagian bibir yang membuat bibir wanita terlihat seperti bibir ikan.

Pengusaha produk kecantikan Superdrug yang mengadakan survei ini mengambil kesimpulan bahwa riasan alami dengan sedikit polesan make-up justru menjadi andalan wanita. Sebanyak 85% responden pun mengaku seiring berjalannya waktu, keahlian dandan secara alami dan tak berlebihan akan terasah.

Ingin tahu daftar lengkap dari 25 kesalahan dandan dan kecantikan yang paling sering dilakukan wanita? Lihat selengkapnya dan hindarilah dari sekarang juga.

1. Riasan pensil alis terlalu tebal
2. Bekas bedak tidak merata di dahi
3. Bibir ikan hasil operasi plastik
4. Alis yang terlalu banyak dicabut
5. Warna lipstik terlalu pucat
6. Warna telapak tangan menguning pasca memakai pewarna kulit
7. Alis yang menyatu di tengah dahi
8. Rambut lepek
9. Kaki berbulu
10. Bekas lipstik menempel di gigi
11. Riasan yang menor
12. Gigi menguning
13. Terlalu banyak blush-on seperti habis ditampar
14. Telapak kaki kapalan
15. Bekas makanan menyangkut di pangkal gusi dan gigi
16. Polesan lipstik melewati garis bibir
17. Sambungan rambut yang berantakan
18. Maskara yang luntur
19. Rambut lepek dan berkeringat menempel di wajah
20. Bagian ujung kuku yang ditindik
21. Kulit terlalu gosong pasca berjemur
22. Warna akar rambut yang diwarna tidak merata
23. Mata panda akibat terlalu lama memakai kacamata saat berjemur
24. Tetap memakai make-up saat tidur
25. Ketiak berbulu dan dicukur tidak bersih

Hal yang Menyebabkan Rambut Cepat Rusak

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Jika Anda bermasalah dengan rambut, entah bercabang, ketombe, atau rontok, pasti disebabkan oleh suatu hal. Mungkin Anda heran apa yang menyebabkan rambut menjadi rusak padahal sudah melakukan perawatan rambut. Untuk itu, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebabnya agar bisa mengambil solusi yang tepat.

"Rambut mempunyai tiga bagian, yaitu serat, kulit luar, serta kulit ari atau kulit paling luar untuk melindungi rambut Anda. Setiap bulan, rambut tumbuh seperempat inci dan terus berkembang sampai enam tahun. Kemudian mengalami siklus alami rambut sehingga menyebabkan rambut rontok dan tumbuh menjadi rambut baru," tutur Paradi Mirmirani, M.D., selaku staf dermatologis di Permanente Medical Group di Vallejo, California.

Kesehatan 'mahkota' Anda juga tergantung bagaimana melakukan perawatan, termasuk styling atau cara penataan. "Jika kultikula rambut Anda rusak akibat overstyling, lalu bagian dalam yang terkena bisa menyebabkan kekeringan, tidak berkilau, serta kaku," urai Mirmirani, yang dikutip dari WebMD.

Untuk itu, ada baiknya menyimak tujuh penyebab kerusakan rambut supaya bisa menghindari hal-hal yang bisa merusak mahkota Anda itu.

1. Bleaching
"Bleaching mengandung bahan kimia yang bisa menghilangkan pigmen alami rambut Anda. Selain itu, memakai obat bleaching dapat mengubah struktur rambut dan lebih rentan terhadap kerusakan," ujar Mirmirani. Pemutihan rambut atau bleaching bisa menyebabkan rambut kusam dan berakhir pada kerusakan yang berkelanjutan. Makanya, pertimbangkan kembali ketika ingin mewarnai rambut dengan menggunakan bleaching.

2. Mengeriting Rambut
Mirmirani menjelaskan bahwa keriting rambut merupakan salah satu pemicu rambut rusak. Mengeriting dapat membuat rambut menjadi kusam, rapuh, serta kering. Oleh sebab itu, hindari pengeritingan agar kesehatan 'mahkota' Anda tetap terjaga.

3. Highlights dan Pewarnaan
Banyak wanita yang ingin tampil modis dengan rambut highlight mereka. Walaupun highlight hanya pewarnaan sementara, tapi mempunyai risiko yang bisa mengubah struktur rambut. Pewarnaan seperti ini dapat mengakibatkan penampilan Anda menjadi lesu serta tidak terurus, apalagi jika Anda sering mewarnai rambut untuk menyembunyikan rambut yang rusak atau uban.

4. Catok dan Blow
"Panas bisa menyebabkan kerusakan sementara karena hidrogen yang melindungi rambut mengalami perubahan," ungkap Mirmirani. Namun seiring berjalannya waktu, kerusakan sementara akan menjadi permanen jika Anda selalu mem-blow atau mencatok rambut sebelum beraktivitas.

5. Sering Mengikat dan Mengepang Rambut
Mirmirani mengatakan kalau Anda sering mengikat serta mengepangnya dapat merusak ketahanan rambut, terutama bila Anda menerapkannya setiap hari. Belum lagi jika Anda mengikat atau mengepang rambut dalam keadaan basah, hal itu bisa menyebabkan kerusakan dengan cepat karena rambut basah lebih mudah rapuh.

6. Menggosoknya Secara Berlebihan
Jangan menggosoknya secara berlebihan kalau Anda tidak mau rambut menjadi patah dan rontok. Selain itu, mencuci rambut dengan teknik yang keras dan kasar dapat membuat rambut kusut dan tidak beraturan.

7. Extension
Banyak wanita yang melakukan extension atau menyambung rambut mereka agar menjadi panjang. Hampir sama dengan mengikat dan mengepang, rambut yang diekstensi akan mudah rapuh. Bahkan, rambut bisa mengalami permasalahan serius jika menggunakan metode extension dalam waktu yang lama.

Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi rambut rusak, Mirmirani menyarankan agar Anda memotong ujung rambut yang bercabang dan mulai mengurangi styling hingga rambut kembali normal.

"Pertimbangkan kembali produk yang ingin digunakan sebelum styling, lebih baik panaskan produk tersebut bukan rambut Anda," ujar Larry Baron, pendiri dan head stylist Spa Christine di Boston. Baron juga mengatakan kalau Anda harus segera memotong rambut yang rusak supaya tumbuh dengan sehat.